“Terwujudnya Insan Beriman, Bertakwa dan Berakhlak Mulia, Cerdas, Terampil Tekhnologi, Mandiri,Serta Berwawasan Wira Usaha Melalui Keunggulan Ilmu Pengetahuan dan Tekhnologi”

Jumat, 04 Desember 2015

CINTA NABI SAW KEPADA AISYAH (Amilatun S)




CINTA NABI SAW KEPADA AISYAH

Oleh:Amilatun Solihah
Kelas Agribisnis TPHP
SMK Daarul Khair Pulosari
 
“Dari Aisyah, dia berkata, Bahwa jibril datang kepada Rasulullah saw. Dengan Aisyah yang tertutup dengan sehelai sutra hijau, lalu dia dia (jibril) berkata, ini adalah istrimu di dunia dan akhirat. “ (HR Tirmidzi)
Aisyah adalah salah seorang wanita yang dilahirkan dalam keadaan islam usianya delapan tahun lebih muda dari fatimah (Putri Rasulullah saw). Suatu hari, ia pernah berkata “ketika saya masih kecil, bapak ibu saya sudah masuk islam”. Aisyah adalah sosok wanita yang berwibawa dan cantik. Oleh karena itu, dia dijuluki oleh Rasulullah “Humaira”  yang kemerah merahan pipinya, Rasulullah saw tidak pernah menikahi seorang perawan selain dia.
Tentang kecerdasan dan kepandaian aisyah imam adzahabi menuturkan dalam dalam kitabnya ”saya tidak pernah menjumpai di umat ini bahkan dikalangan para wanita, seorang wanita sepandai aisyah. Hal itu tidak mengherankan karena dia adalah istri Rasulullah saw baik di dunia maupun diakhirat. Sesungguhnya suatu keutamaan tersendiri bagi aisyah.oleh sebab itu, tidak heran bahwa Rasuullah sangat mencintai aisyah.
Aisyah pernah berkata tentang dirinya sendiri “saya telah dianugerahi sembilan perkara yang tidak pernah diberikan kepada siapapun setelah Maryam bin imran :
- telah datang jibril (dalam mimpi Rasul) dengan gambarku dan menyuruh beliau untuk  menikahiku,, - Rasulullah saw menikahiku dalam keadaan perawan dan tidak demikian halnya dengan selainku           (istri-istrinya yang lain)
-Ketika Rasulullah saw diambil nyawanya, kepala beliau berada di pangkuanku,
-sayalah yang mengubur Rasulullah di rumahku,
- ketika wahyu turun kepada Rasulullah, saya turut serta menemaninya di biliknya,
-saya adalah putri Khalifahnya dan  teman kepercayaanya,
-telah turun pemaafan (udzur) buatku dari langit
- saya telah diciptakan dalam keadaan baik (suci) untuk mendampingi orang yang baik, dan
-saya telah dijanjikan pengampunan dan rizeki yang mulia.
Dari sini,tidak mengherankan jika aisyah adalah wanita yang paling beruntung  diantara isrti-istri Rasulullah.
Aisyah R.a adalah seorang wanita yang paling gigih menjaga dan membela kemulyaan wanita, sebagaimana ia juga sangat membenci kaumnya yang melanggar hukum islam. Pada suatu ketika, sekelompok wanita “HIMSHA” datang menemuinya ketika itu, ia berkata, ‘jangan-jangan kalian termasuk golongan wanita yang sering memasuki kamarmandi terbuka (kolam).  Maka, ketika ia melihat perubahan model pakaian sebagian muslimah setelah zaman rasululloh saw (setelah beliau saw tiada), ia sangat mengingkarinya dan berkata, “sungguh, seandainya rasulullah saw melihat apa yang terjadi pada kebanyakan muslimah dewasa ini, beliau pasti melarang mereka masuk masjid sebagaimana dilarangnya wanita bani israel (muttafaq alaih).
Dalam sejarahnya islam telah melahirkan generasi terbaik, yaitu generasi sahabat, Kususnya sahabat perempuan yang hidup disekitar Rasulullah saw dengan berbagai peran yang dimainkannya, baik sebagai ibu,istri, aanak saudara, pejuang maupu sebagai pendidik. Sudah semestinya kita kenal lebih dekat perempuan-perempuan mulia itu untuk kita jadikan uswah (teladan) dalam segala peran yang dimainkanya karena dari merekalah mata air kemulyaan dapat direguk sehingga jati diri muslimah sejati dapat hidup di tengah zaman yang tidak islami ini.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar