CINTA NABI SAW KEPADA AISYAH
Oleh:Amilatun
Solihah
Kelas
Agribisnis TPHP
SMK
Daarul Khair Pulosari
“Dari Aisyah, dia
berkata, Bahwa jibril datang kepada Rasulullah saw. Dengan Aisyah yang tertutup
dengan sehelai sutra hijau, lalu dia dia (jibril) berkata, ini adalah istrimu
di dunia dan akhirat. “ (HR Tirmidzi)
Aisyah
adalah salah seorang wanita yang dilahirkan dalam keadaan islam usianya delapan
tahun lebih muda dari fatimah (Putri Rasulullah saw). Suatu hari, ia pernah
berkata “ketika saya masih kecil, bapak ibu saya sudah masuk islam”. Aisyah
adalah sosok wanita yang berwibawa dan cantik. Oleh karena itu, dia dijuluki oleh
Rasulullah “Humaira” yang kemerah
merahan pipinya, Rasulullah saw tidak pernah menikahi seorang perawan selain
dia.
Tentang
kecerdasan dan kepandaian aisyah imam adzahabi menuturkan dalam dalam kitabnya
”saya tidak pernah menjumpai di umat ini bahkan dikalangan para wanita, seorang
wanita sepandai aisyah. Hal itu tidak mengherankan karena dia adalah istri
Rasulullah saw baik di dunia maupun diakhirat. Sesungguhnya suatu keutamaan
tersendiri bagi aisyah.oleh sebab itu, tidak heran bahwa Rasuullah sangat
mencintai aisyah.
Aisyah
pernah berkata tentang dirinya sendiri “saya telah dianugerahi sembilan perkara
yang tidak pernah diberikan kepada siapapun setelah Maryam bin imran :
-
telah datang jibril (dalam mimpi Rasul) dengan gambarku dan menyuruh beliau
untuk menikahiku,, - Rasulullah saw
menikahiku dalam keadaan perawan dan tidak demikian halnya dengan selainku (istri-istrinya yang lain)
-Ketika
Rasulullah saw diambil nyawanya, kepala beliau berada di pangkuanku,
-sayalah
yang mengubur Rasulullah di rumahku,
-
ketika wahyu turun kepada Rasulullah, saya turut serta menemaninya di biliknya,
-saya
adalah putri Khalifahnya dan teman
kepercayaanya,
-telah
turun pemaafan (udzur) buatku dari langit
-
saya telah diciptakan dalam keadaan baik (suci) untuk mendampingi orang yang
baik, dan
-saya
telah dijanjikan pengampunan dan rizeki yang mulia.
Dari sini,tidak mengherankan jika aisyah adalah wanita
yang paling beruntung diantara
isrti-istri Rasulullah.
Aisyah
R.a adalah seorang wanita yang paling gigih menjaga dan membela kemulyaan
wanita, sebagaimana ia juga sangat membenci kaumnya yang melanggar hukum islam.
Pada suatu ketika, sekelompok wanita “HIMSHA” datang menemuinya ketika itu, ia
berkata, ‘jangan-jangan kalian termasuk golongan wanita yang sering memasuki
kamarmandi terbuka (kolam). Maka, ketika
ia melihat perubahan model pakaian sebagian muslimah setelah zaman rasululloh
saw (setelah beliau saw tiada), ia sangat mengingkarinya dan berkata, “sungguh,
seandainya rasulullah saw melihat apa yang terjadi pada kebanyakan muslimah
dewasa ini, beliau pasti melarang mereka masuk masjid sebagaimana dilarangnya
wanita bani israel (muttafaq alaih).
Dalam
sejarahnya islam telah melahirkan generasi terbaik, yaitu generasi sahabat,
Kususnya sahabat perempuan yang hidup disekitar Rasulullah saw dengan berbagai
peran yang dimainkannya, baik sebagai ibu,istri, aanak saudara, pejuang maupu sebagai
pendidik. Sudah semestinya kita kenal lebih dekat perempuan-perempuan mulia itu
untuk kita jadikan uswah (teladan) dalam segala peran yang dimainkanya karena
dari merekalah mata air kemulyaan dapat direguk sehingga jati diri muslimah
sejati dapat hidup di tengah zaman yang tidak islami ini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar