Hadits Tentang Sabar Sebagai Pengukuh Keberhasilan

Oleh : Evania Fadila
Kelas XII Agribisnis TPHP
SMK Daarul Khair Pulosari
وَعَنْ اَبِي مَا لِكٍ الْحَارِثِ
بِنْ عَاصِمٍ الْاَشْعَرِيِّ رَضِىَ اللهُ عَنْهُ قَالَ .قَالَ رَسُولُ اللهِصَلَّى
اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ:الَطَّهُورُشَطْرُ الْاِيْمَانِ, وَالْحَمْدُ للهِ تَمْلَأُ
اْلمِيْزَانِ وَسُبْحَانَ اَللهِ وَاْلحَمْدُ للهَ تَمْلَأَنِ اَوْ تَمْلَأُ مَابَيْنَالسَّمَوَاتِ
وَالْأَرْضِ, وَالصَّلَاةُ نُورٌ, وَالصَّدَقَةُ بُرْهَانٌ, وَالصَّبْرُ ضِيَاءٌ, وَالْقُرْاَنُ
حُجَّةٌ لَكَ أَوْ عَلَيْكَ, كُلُّ النَّاسِ يَغْدُوفَبَائِعٌ نَفْسَهُ فَمُعْتِقُهَا
أَوْمُوبِقُهَا) رواه مسلم[6]
(Artinya: “Dari Abu Malik Al-Harits bin Ashyim Al-Asyari ra, ia
berkata: Rasulullah SAW bersabda “ suci adalah sebagian
dari iman, membaca Alhamdulillah dapat memenuhi timbangan, Subhanallah wal
Hamdulillah itu dapat mmenuhi semua yang ada di antara langit dan bumi, shalat
itu adalah cahaya, sedekah itu adalah bukti iman,,sabar itu adalah pelita dan
Al-quran untuk berhujjah (berargumentasi terhadap yang kamu sukai ataupun
terhadap yang tidak kamu sukai)”.Semua orang pada
waktu pagi menjual dirinya, ada yang membebaskan dirinya, dan ada pula yang
membinasakan dirinya. (HR.Muslim).
Dalam hadits ini terang
sekali menunjukkan bahwa iman bukan hanya kepercayaan yang hampa, tetapi
kebersihan itu separuh dari iman, kalau iman itu sebagai kebersihan jiwa,
pikiran dari kepercayaankhurafat, maka kebersihan lahir, perut, badan, pakaian,
kantong (saku) itu semuanya termasuk setengah dari iman.Dan ucapanAlhamdulillah(segala
puji bagi Allah) memenuhi timbangan dari pikiran yang sehat dan sempurna pasti
akan menimbulkan rasa syukur dan memuji kepada Allah SWT. atas segala nikmat
yang diterimanya, dan kejadian-kejadian yang di sekitarnya. Demikian pula
kalimatSubhanallah Walhamdulillah(maha suci Allah dan segala pujian bagi
Allah), kedua kalimat ini kalau diperhatikan memenuhi angkasa yang di antara
langit dan bumi, semua yang terlihat oleh mata, dan terdengar oleh telinga,
kesemuanya menimbulkan ta’ajubyang mengartikan
kebesaran Allah SWT., serta kesucian-Nya dari segala sifat-sifat kekurangan,
disamping menimbulkan rasa puja dan puji kepada Allah SWT. Sembahyang dan
kesabaran sebagai pelita dan penerangan yang menyinari kehidupan manusia. Dan
sedekah membuktikan adanya iman dalam dadanya, juga Qur’an
sebagai bukti yang membela kepadanya, jika ia benar-benar menjalankan segala
ajaran yang terkandung didalamnya dan akan menentang kepadanya jika ternyata ia
melanggar ajarannya. Tiap manusia padasetiap hari menjual dirinya dan yang
menjualnya kepada Allah SWT., dengan menurut kepada tuntunan-Nya berarti telah
membebaskan dirinya dari pengaruhsetan kesesatan, sebaliknya jika ia menjual
dirinya pada setan, berarti telah menjerumuskan dirinya ke dalam kesesatan dan
lembah kehinaan.[7]Adapun sabda Rasulullah SAW., “sabar
itu adalah pelita” mempunyai arti sabar yang sesuai dengan syara’ yaitu sabar untukta’at
pada Allah SWT., sabaruntuk tidak mendurhakai-Nya dan sabar atas beberapa
musibah dan segala macam perkara yang tidak menyenangkan didunia.[8]Ibnu Abbas
r.a pernah berkata, “hakikat kesabaran dalam Al-Qur’an
ada tiga jenis, yaitu sabar untuk menunaikan kewajiban-kewajiban karena
mengharap keridhaan Allah Ta’ala, dimana
kesabaranjenis ini menjanjikan keutamaan berupa peningkatan tiga ratus derajat
kebaikan. Kedua, sabar untuk tidak melanggar larangan-larangan Allah Ta’ala, dimana kesabaran jenis ini menjanjikan enam ratus
derajat kebaikan. Dan sabar dalam menghadapi musibah pada benturan yang
pertama, dimana kesabaran jenis ini menjanjikan Sembilan ratus derajat kebaikan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar