“Terwujudnya Insan Beriman, Bertakwa dan Berakhlak Mulia, Cerdas, Terampil Tekhnologi, Mandiri,Serta Berwawasan Wira Usaha Melalui Keunggulan Ilmu Pengetahuan dan Tekhnologi”

Jumat, 16 Oktober 2015

MENYIKAPI PERUBAHAN



Meyikapi Perubahan


Perubahan akan selalu terjadi dalam hidup kita dan oleh karena itu perlu kita sikapi dengan sungguh2. Sabda Nabi : “ Barang siapa yang hari ini lebih baik dari kemarin dialah yang beruntung, barang siapa hari ini sama dengan kemarin maka dialah yang merugi, dan barang siapa hari ini lebih buruk dari kemarin maka dialah yang celaka “, maka pilihan kita adalah senantiasa berubah dari hari kehari kearah yang lebih baik., sehingga situasi perubahan tersebut justru sebagai triger bagi kita agar selalu beruntung. Situasi perubahan dari monopoli menjadi persaingan bukanlah ancaman, namun sesungguhnya yang mengancam kita adalah diri kita sendiri yang tidak senang akan perubahan justru malah senang akan kestabilan, ketenangan yang tidak produktif Pesaing (Competitor) ini hakikinya merupakan karunia Allah yang memacu kemampuan kita agar berubah kearah yang lebih kreatif dan produktif, dan bila  berhasil inilah makna kemenangan, yang terpenting bagaimana kita dapat memanfaatkan situasi kompetitif tersebut agar lebih maju dan baik, sesuai cita2 kita mempersembahkan yg terbaik (C2U).
Jadi komitmen kita, jangan sibuk memikirkan orang lain dulu karena sumber masalah sebenarnya bagi kita adalah diri kita sendiri, kita tidak akan bisa merubah orang lain sebelum diri kita sendiri, perubahan jangan kita tunda2 besok atau lusa siapa tahu hari ini hari terakhir kita.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar