Meyikapi Perubahan
Perubahan akan selalu terjadi dalam hidup kita dan oleh karena itu perlu kita
sikapi dengan sungguh2. Sabda Nabi : “ Barang siapa yang hari ini lebih baik
dari kemarin dialah yang beruntung, barang siapa hari ini sama dengan kemarin
maka dialah yang merugi, dan barang siapa hari ini lebih buruk dari kemarin
maka dialah yang celaka “, maka pilihan kita adalah senantiasa berubah
dari hari kehari kearah yang lebih baik., sehingga situasi perubahan
tersebut justru sebagai triger bagi kita agar selalu beruntung. Situasi perubahan
dari monopoli menjadi persaingan bukanlah ancaman, namun sesungguhnya yang
mengancam kita adalah diri kita sendiri yang tidak senang akan perubahan
justru malah senang akan kestabilan, ketenangan yang tidak produktif Pesaing
(Competitor) ini hakikinya merupakan karunia Allah yang memacu kemampuan kita
agar berubah kearah yang lebih kreatif dan produktif, dan
bila berhasil inilah makna kemenangan,
yang terpenting bagaimana kita dapat memanfaatkan situasi kompetitif tersebut
agar lebih maju dan baik, sesuai cita2 kita mempersembahkan yg terbaik (C2U).
Jadi komitmen
kita, jangan sibuk memikirkan orang lain dulu karena sumber masalah sebenarnya
bagi kita adalah diri kita sendiri, kita tidak akan bisa merubah
orang lain sebelum diri kita sendiri, perubahan jangan kita
tunda2 besok atau lusa siapa tahu hari ini hari terakhir kita.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar